
"Meninggal kira-kira sekitar pukul 10.00," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Marwoto Soeto saat dihubung wartawan, Kamis (30/9).
Marwoto mengakui, sebelumnya Kepala Divis Humas Mabes Polri Inrjn Iskandar Hasan menyatakan, pelaku tunggal itu mengalami luka parah. “Pelaku masih hidup saat dalam perjalanan dari lokasi kejadian menuju rumah sakit,” katnya.
Pelaku akhirnya dibawa ke Unit Gawat Darurat RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. "Iya, itu di perjalanan (masih hidup). Tapi di rumah sakit meninggal," jelasnya.
Saat ini belum ada perkembangan terkini terkait ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan yang dibawa pelaku. Bom yang berisi paku dan mesiu itu dibawa AH menggunakan sepeda ontel.
Polisi juga menemukan sepucuk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar