
Jumlah kendaraan yang melintas di sepanjang Jalan Raya Kalimalang, dari pukul 11.00-16.00 WIB terlihat padat merayap. Namun demikian, kendaraan masih bisa melintas dengan kecepatan rendah atau di bawah 60 kilometer per jam.
"Kalau semalam ban motor juga sudah enggak bisa gerak, kondisi sekarang belum seberapa dengan semalam," kata Ridwan, salah seorang warga Duren Tiga saat tengah berjaga di pos peduli pemudik, Rabu (8/9).
Menurut petugas polisi yang berjaga di perbatasan Jakarta-Bekasi, Jalan Raya Kalimalang, puncak arus mudik, khususnya kendaraan bermotor, terjadi Selasa Malam. "Puncaknya semalam, tapi nggak menutup kemungkinan arus mudik masih terus mengalir di Jalan Kalimalang sini," kata Briptu Agung.
Agung mengatakan, arus mudik mulai terlihat sore hingga sehabis sahur, atau sekitar jam 4 subuh. Sementara itu, berdasarkan data tabulasi jumlah pemudik yang melintasi Kalimalang, tercatat hampir terjadi 100 persen jumlah kenaikan di H-4 dan H-3. Sebanyak 39.832 pemudik bermotor di H-4, sedangkan H-3 tercatat 77.208 pemudik. Jumlah tersebut tercatat dari pukul 19.00 - 07.00 WIB. detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar