Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 23 September 2010

Toyota Bangun Pelabuhan di Cilamaya Karawang

BANDUNG, ReALITA Online — Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengadakan pertemuan dengan PT Toyota Tsusho membahas rencana pembangunan Pelabuhan khusus di Cilamaya, Kabupaten Karawang.

"PT Toyota Tsusho sebagai perusahaan ekspor dan impor minta dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk membangun pelabuhan khusus," ujar Heryawan, Rabu (22/9) kemarin di ruang kerjanya.

Gubernur sangat mendukung rencana pembangunan pelabuhan khusus selama pemerintah pusat memberikan ijin prinsip bagi pembangunan pelabuhan khusus itu.

Menurut Heryawan selama ini pelaku ekspor/impor banyak mengeluhkan kemacetan jalan dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok yang sangat padat dan berdampak kepada biaya ekonomi tinggi. Sehingga mempengaruhi daya saing ekspor dan harga barang
dalam negeri.

Bahkan kata Heryawan, dengan tidak memiliki pelabuhan khusus dan pelabuhan umum, Indonesia kehilangan devisa sebesar Rp 2,4 triliun per tahun akibat 60 persen ekspor dan impor Indonesia harus transit di Singapura.

Situasi itu, menurut Heryawan membuat pelaku ekspor dan impor menginginkan pelabuhan yang representatif agar bisa memangkas jalur ekspor impor itu.

Heryawan mengatakan, PT Toyota Tsusho menginginkan kawasan Teluk Ciasem Cilamaya Kabupaten Karawang sebagai lokasi pelabuhan khususnya. Keberadaan pelabuhan khusus diharapkan kegiatan ekspor dan impor bisa langsung dilakukan dari dan ke negara yang dituju tanpa perlu lagi transit di Singapura. esi,Tribun Jabar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar