Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Senin, 03 Januari 2011

Awal Tahun 2011, Perampokan Dua Malam Berturut

KARAWANG, ReALITA Online — Minggu malam (2/1/2011), sekitar pukul 20.00 WIB, atau hari kedua tahun 2011, Beok pemilik kios dan makanan kering yang terletak di Jalan Syeh Quro, Kel. Karawang Wetan, Kec. Karawang Timur, Jabar, dirampok oleh 2 orang pengendara sepeda motor tanpa plat nomor. Kedua rampok langsung menodong putra Kuningan ini, bahkan clurit dikalungkan ke leher Beok membuatnya tak berkutik menyaksikan sejumlah rokok berbagai merek, minuman dan makanan ringan disikat perampok. Akibat kejadian tersebut, ia mengalami kerugian sekitar Rp.200 ribu.

Setelah Beok atau berselang semalam dan satu hari, tepatnya hari Senin (03/1/2011), pukul 04.00 WIB dini hari, sebuah kios sarana produksi pertanian (samprotan) Tulung Agung Tani milik H.Bisri di jalan Syeh Quro RT.01, RW.19, yang tidak jauh dari kios rokok Beok, juga dibobol kawanan perampok dengan mengendarai mobil boks Toyota Kijang.

Menurut penuturan Emis karyawan kios Samprotan tersebut, garong tersebut berjumlah lebih dari 5 orang. Garong tersebut masuk ke dalam kios setelah berhasil memotong gembok pintu rolling besi. Akhirnya, menyikat uang sebesar Rp.5 juta dari salah satu laci berikut pestisida berbagai merek yang nilainya mencapai Rp.181.740.000 digondol dan diangkut dengan kendaraan boks tersebut.

Akibat kejadian itu, Emis menaksir total kerugian sementara sekitar Rp.186.740.000. Sementara H.Bisri ketika hendak dikonfirmasi, Senin (3/1/2011), guna mengetahui kerugian yang ia alami secara pasti, belum berhasil. Karena yang bersangkutan sedang melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Karawang, Jawa Barat.

Semenatara Emis lebih lanjut menjelaskan, jumlah perampok ia perkirakan lebih dari 5 orang. Selain bersenjatakan golok juga bersenjata api. “Perampok berhasil masuk ke dalam kios setelah menjebol pintu besi dengan alat yang diperkirakan berupa linggis dan gunting baja,” jelasnya. Andi P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar