Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Minggu, 02 Januari 2011

Jumlah Kriminalitas di Karawang Meningkat

KARAWANG, ReALITA Online — Tingkat kriminal periode tahun 2010 di wilayah hukum Polres Karawang, Jawa Barat (Jabar), mengalami peningkatan 34, 80 % dibanding periode 2009.

Bila pada periode 2009 angka kriminal yang terjadi mencapai 1.612 kasus, memasuki periode 2010, terhitung Januari-31 Desember, jumlahnya meningkat hingga mencapai 2.173 kasus atau mengalami kenaikan 34,80%.

Menurut Kapolres Karawang AKBP Merdisyam, pada evaluasi akhir tahun Jumat (31/12) antara lain kasus yang menonjol pada periode 2010, yakni, anirat (penganiayaan dengan pemberat), curanmor (pencurian kendaraan bermotor) roda dua dan roda empat, curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), penggelapan, penipuan, serta narkoba.

Kasus-kasus yang menjadi perhatian khusus (Crime Index) mengalami kenaikan hingga mencapai 46,%, untuk kasus narkoba mengalami kenaikan 16,66%.

Merdisyam juga mengatakan, sesuai pengembangan penyidikan pihaknya, meningkatnya angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Karawang tak lepas dari kondisi sosial masyarakat yang di antaranya, semakin terdesaknya kebutuhan ekonomi masyarakat.

Di samping itu, tingginya angka pengangguran serta sulitnya mendapatkan lapangan kerja menjadi pemicu masyarakat untuk berbuat kejahatan.

Karena itulah, tambah Merdisyam, sebagai antisipasi ke depan, terutama mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif diseluruh wilayah hukum Polres Karawang pada periode tahun 2011 akan diambil langkah-lanmgkah diantaranya, berupa peningkatan deteksi dini (early detection) dan peringatan awal (early warning) di jajaran Polres Karawang khususnya kepada seluruh polsek sebagai ujung tombak.

Selain itu, meningkatkan patroli dan penjagaan terutama pada tempat-tempat rawan gangguan kamtibmas baik di permukiman maupun tempat keramaian sepanjang waktu, serta mampu memberikan bantuan dalam mengatasi setiap permasalahan di lingkungan masyarakat, guna mewujudkan pelayanan cepat oleh anggota Polri. Upaya lain, penguatan (revitalisasi) peran kepolisian masyarakat ( Polmas) dengan melibatkan peran serta masyarakatbaik formal atau non formal.

Dengan begitu, akan mampu menjadi daya tangkal yang kuat terhadaps segala bentuk provokasi yang pada akhirnya mampu mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

"Pada intinya, masyarakat tidak mudah terprovokasi dan bisa menjaga kerukunan antarumat beragama . Jika ini terjaga dengan baik, situasi kamtibmas pasti kondusif," tegas Merdisyam.

Sementara itu, situasi pada penghujung tahun di Kabupaten Karawang terkesan sangat kondusif.

Terkendalinya situasi keamanan membuat para warga masyarakat khususnya yang merayakan Natal bisa menikmati indahnya hari Natal.

Demikian hingga pergantian tahun, dengan situasi yang sangat kondusif, masyarakat Karawang menikmati perayaaan pergantian tahun dengan penuh sukacita, tanpa dibayang-bayangi rasa kekhawatiran. MI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar