![]() |
| Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok |
RENGASDENGKLOK, ReALITA Online — Tugu Kebulatan Tekad
Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang dibangun dengan biaya
sekitar Rp7 miliar kondisinya memprihatinkan dan nampak tidak terawat.
Pantauan di
lapangan, di Karawang, Kamis, bangunan tugu Rengasdengklok dipenuhi dengan
coretan-coretan atau aksi vandalisme.
Bahkan kompleks
Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok tersebut menjadi lokasi menggembala kambing
dan pendopo di kompleks tugu itu dijadikan anak-anak remaja sebagai tempat
pacaran.
"Kondisinya,
sangat tidak terawat. Anak-anak muda juga banyak `mojok` (pacaran) di sekitar
kompleks tugu itu," kata Jajang, seorang warga setempat.
Ia mengaku prihatin
atas kondisi tidak terawatnya kompleks Tugu Rengasdengklok itu. Sebab, proses
pembangunan tugu tersebut cukup lama sejak sekitar 1995 dan sempat terhenti
proses pembangunannya sekitar 2008-2009.
Ia berharap
pemerintah daerah bisa lebih memerhatikan kondisi tugu itu, sehingga kondisinya
tetap terjaga dan tertata rapi.
Sebab, kata dia,
keberadaan Tugu Rengasdengklok merupakan salah satu bentuk kebanggaan
masyarakat Rengasdengklok khususnya dan secara umum menjadi kebanggaan
masyarakat Karawang.
Kompleks Tugu
Rengasdengklok itu sendiri cukup luas, sekitar 2 hektare. Terdapat lapangan di
dalam kompleks tugu itu dan ada pula beberapa pendopo di dalam area kompleks
tugu tersebut.
Tugu kebulatan
tekad Rengasdengklok dibangun untuk mengenang kebulatan tekad para pemuda dan
pejuang serta tokoh-tokoh bangsa ini untuk melepaskan bangsa Indonesia dari
belenggu penjajahan Belanda, menuju negara Indonesia yang merdeka.
Tugu ini berbentuk
tangan kiri yang mengepal diartikan sebagai simbol perlawanan, sedangkan tangan
kanan tidak dilukiskan karena diasumsikan sedang memegang senjata.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar