Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 31 Mei 2012

Tugu Rengasdengklok Karawang Tidak Terawat


Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok
RENGASDENGKLOK, ReALITA Online — Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang dibangun dengan biaya sekitar Rp7 miliar kondisinya memprihatinkan dan nampak tidak terawat.
Pantauan di lapangan, di Karawang, Kamis, bangunan tugu Rengasdengklok dipenuhi dengan coretan-coretan atau aksi vandalisme.
Bahkan kompleks Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok tersebut menjadi lokasi menggembala kambing dan pendopo di kompleks tugu itu dijadikan anak-anak remaja sebagai tempat pacaran.
"Kondisinya, sangat tidak terawat. Anak-anak muda juga banyak `mojok` (pacaran) di sekitar kompleks tugu itu," kata Jajang, seorang warga setempat.
Ia mengaku prihatin atas kondisi tidak terawatnya kompleks Tugu Rengasdengklok itu. Sebab, proses pembangunan tugu tersebut cukup lama sejak sekitar 1995 dan sempat terhenti proses pembangunannya sekitar 2008-2009.
Ia berharap pemerintah daerah bisa lebih memerhatikan kondisi tugu itu, sehingga kondisinya tetap terjaga dan tertata rapi.
Sebab, kata dia, keberadaan Tugu Rengasdengklok merupakan salah satu bentuk kebanggaan masyarakat Rengasdengklok khususnya dan secara umum menjadi kebanggaan masyarakat Karawang.
Kompleks Tugu Rengasdengklok itu sendiri cukup luas, sekitar 2 hektare. Terdapat lapangan di dalam kompleks tugu itu dan ada pula beberapa pendopo di dalam area kompleks tugu tersebut.
Tugu kebulatan tekad Rengasdengklok dibangun untuk mengenang kebulatan tekad para pemuda dan pejuang serta tokoh-tokoh bangsa ini untuk melepaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan Belanda, menuju negara Indonesia yang merdeka.
Tugu ini berbentuk tangan kiri yang mengepal diartikan sebagai simbol perlawanan, sedangkan tangan kanan tidak dilukiskan karena diasumsikan sedang memegang senjata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar