JAKARTA, ReALITA Online — Pemerintah menjamin tidak akan ada kelangkaan BBM di sepanjang jalur mudik. Karena itu, Deputi Infrastruktur Kementerian Badan Usaha Milik Negara Sumaryanto Widayatin meminta para pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor tidak membawa jeriken bahan bakar minyak (BBM).
"Ada isu bahwa di daerah Sumatera BBM langka. Ini tidak benar. Kami harapkan tidak ada yang membawa bensin cadangan, karena membahayakan. Untuk masuk ke ferry di Merak, pemudik dilarang membawa cadangan bensin karena sudah ada kejadian terbakar," kata Sumaryanto di Jakarta, Selasa (23/8/2011).
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, menjamin bahwa pasokan BBM di sepanjang jalur mudik tersedia.
"BBM Premium tersedia sampai 18 hari ke depan. Stok kerosin cukup tinggi, yaitu 80 hari, solar 19,7 hari, avtur 25,6 hari, pertamax 55,7 hari, dan pertamax plus 106,7 hari," terangnya.
Hatta juga mengatakan, Pertamina juga diminta siaga terkait pasokan premium dan solar. Di SPBU yang banyak dilewati pemudik, pemerintah menyediakan tangki-tangki khusus yang berfungsi sebagai SPBU cadangan.
Selain itu, Hatta juga mengatakan, elpiji untuk industri maupun masyarakat, baik yang berukuran 3 kilogram dan 12 kilogram, tetap cukup. sumber:kompas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar