Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Rabu, 26 Oktober 2011

Jalan di Karawang Sekitar 70 Persen Rusak

KARAWANG, ReALITA Online — Sekitar 70 persen dari 1.684 km panjang jalan di Kabupaten Karawang saat ini mengalami kerusakan. Kerusakan itu terjadi merata di seluruh Kabupaten Karawang.

Demikian disampaikan Bupati Karawang, Ade Swara, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) perbaikan jalan di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Selasa (25/10).

"Tahun ini dana perbaikan dan pemeliharaan jalan sudah mencapai Rp. 120 miliar. Namun jumlah tersebut belum siginifikan untuk memperbaiki panjang jalan yang rusak. Oleh karena itu, tahun 2012 akan dianggarkan lebih besar lagi. Rencananya akan kami anggarkan Rp 400 miliar," tuturnya.

Menurut H Ade, anggaran sekitar Rp 120 miliar akan digunakan peningkatan jalan sepanjang 134,7 km, meliputi pembangunan jalan beton (rigid) 50,3 km, pembangunan jalan hotmix 34,3 km, dan perkerasan (penyirtuan) 50,1 km.Sedangkan pemeliharaan jalan akan direalisasikan sepanjang 8,5 km meliputi, pemeliharaan jalan beton 0,75 km, pemeliharaan jalan hotmix 4,3 km, dan pemeliharaan pengerasan jalan sepanjang 3,5 km.

“Dengan demikian, total Infrastruktur jalan yang dikerjakan pada tahun anggaran 2011 mencapai 143,3 km. Tentu saja masih banyak titik-titik jalan rusak yang harus diperbaiki," ujarnya.

Sidak Bupati Karawang sebagai langkah untuk mendorong agar pembangunan dan perbaikan jalan dapat diselesaikan secepatnya. Dari data di Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Karawang, ada 347 paket program pembangunan infrastruktur jalan tahun 2011, dan baru hanya 62 paket yang sudah selesai dikerjakan.

“Memang agak terlambat karena ada berbagai persoalan administrasi dan kendala alat yang susah didapat. Tapi, seluruhnya dipastikan akan terealisasi. Kemungkinan tidak terealisasi hanya nol koma sekian persen dan tidak melebihi satu persen,” terang Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, Ir H Yusuf Abdulgani.

Titik pekerjaan yang ditinjau bupati antara lain, jalur Johar – Karasak, Karasak – Pasar Cilamaya, Cilamaya – Tempuran, dan jalur Pagadungan – Layapan, Cilamaya Kulon.

"Jalur tersebut memang jadi perhatian kami, karena menghubungkan sedikitnya lima kecamatan. Mulai dari Karawang Barat, Karawang Timur, Majalaya, Telagasari, Lemahabang, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Tempuran dan Kecamatan Rawamerta. Jalur tersebut terdapat sejumlah titik yang menjadi pusat akitifitas masyarakat," katanya. Cie, Sumber: PRLM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar