SUBANG, ReALITA Online — Ratusan pria di Kabupaten Subang, Jawa Barat, rentan tertular Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). Akibat sang isteri bertahun-tahun mencari nafkah ke luar negeri, akhirnya mereka kerap menyalurkan hasrat seksualnya kepada pekerja seks komersial (PSK) “Dari hasil zero survey yang kami lakukan di daerah Pantura, sejumlah suami positif terjangkit HIV/AIDS. Bahkan, ketika istri mereka pulang, penyakit tersebut menular kepada istri masing-masing,” ujar aktivis Komite Penanggulangan AIDS (KPA) Subang, Riri Purwitasari yang didampingi stafnya, Taufik, pada pertemuan rutin para pengurus dan anggota Persatuan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten.Subang di sebuah rumah makan di Kec. Dawuan, Selasa (25/10)
Menurut Riri, kepergian perempuan Subang menjdi TKW ke luar negeri, ternyata ikut memberikan kontribusi penyebaran HIV/AIDS. Sebab, para suami mereka tidak tahan untuk puasa seks selama bertahun-tahun. Akhirnya, mereka menyalurkan birahinya ke PSK yang memang sudah tertular berbagai penyakit seksual, termasuk HIV/AIDS.
Ia menyebutkan kini Kabupaten Subang peringkat keempat di Jawa Barat penyebaran HIV/AIDS tergolong tinggi. Sedangkan, peringkat pertama Kota Bandung, kemudian disusul Kota Bekasi dan Kota Bogor.
“Hingga akhir September 2011, jumlah penderita HIV/AIDS di Subang terdeteksi mencapai 445 kasus, dan 67 orang di antaranya telah meninggal dunia,” kata Riri.
Dari kasus sebanyak itu, kata dia, penyebaran terbesar adalah melakukan hubungan seksual yang mencapai angka 340 kasus. Sedangkan penyebaran melalui jarum suntik narkoba tercatat 60 kasus, dan sisanya bayi yang tertular sejak dalam kandungan.
Kondisi tersebut sangat memprihatinkan, sehingga diperlukan peran dan kesadaran dari semua pihak. Apalagi, orang yang terjangkit HIV/AIDS sebagian besar dari kalangan usia produktif, yakni 17 – 20 tahun.
Dia menyayangkan perhatian Pemkab Subang sangat minim. Indikasi ke arah tersebut dapat terlihat dari tidak adanya kuncuran dana untuk pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Subang. Copyright: Cie,Sumber:RLM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar