KARAWANG, ReALITA Online — Aksi demo puluhan orang massa di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, Senin (17/10/2011), mendesak agar manajemen PDAM Cikampek dibenahi. Karena PT Cikampek Tirta Manunggal (CTM) atau PT Wahana Abdi Tirta Sejahtera (WATS) yang mengelola air bersih di daerah ini dinilai bobrok dan diduga melakukan tindak pidana korupsi.Pendemo yang mengendarai sepeda motor dan berboncengan serta dengan kendaraan roda empat dari Cikampek menuju perkantoran Pemkab Karawang. Akibat kedatangan para pendemo, Satpol PP terpaksa menutup dan menjaga pintu gerbang Kantor Pemkab Karawang.
Pendemo jadi emosi karena mereka tidak bisa masuk ke halaman kantor bupati, sehingga mereka sempat berusaha merobohkan pintu gerbang dari besi yang tingginya sekitar lima meter.
Aksi dorong-mendorong pintu gerbang tidak berlanjut setelah salah seorang anggota Sat Pol PP membuka gembok pintu gerbang. Mereka pun serempak masuk ke dalam halaman kantor bupati, sambil meneriakan yel yel menghujat kinerja manajemen PDAM Cikampek.
Bukan itu saja, mereka juga meneriakkan beberapa kasus yang dilakukan pihak PDAM, antara lain: uang pungli Rp 2 ribu seharusnya disetorkan ke Dinas Cipta Karya, ternyata digelapkan.
Kemudian mereka mengancam apabila Bupati tidak merespon tuntutannya itu, dan mereka mengancam akan datang lagi dengan massa yang lebih banyak. Bahkan akan melaporkan kebobrokan tersebut kepada KPK di Jakarta. “Kami akan datang ke Kantor KPK di Jakarta,” teriak salah satu pendemo.
Kedatangan pendemo ke kantor Pemkab Karawang, Bupati Drs H Ade Swara menerima langsung beberapa perwakilan pendemo di ruang kerja rapat bupati. Setelah menyampaikan aspirasinya, kemudian pendemo membubarkan diri dan kembali ke Cikampek. Cie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar