Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Sabtu, 15 Oktober 2011

Megawati Nilai Penambahan Wakil Menteri Bakal Bebani APBN

JAKARTA, ReALITA Online — Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai penambahan jumlah wakil menteri justru semakin membengkakkan sebuah birokrasi. Akibatnya, APBN pun menjadi terbebani.

"Buat saya ini APBN-nya akan terbebani," kata Megawati dalam jumpa pers usai rapat pleno DPP PDI Perjuangan di kantor partai itu, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2011).

Menurut Megawati, jika sebuah pemerintahan ingin melaksanakan reformasi birokrasi, maka yang harus dilakukan adalah memperkecil birokrasi. "Ini agar jalannya pemerintahan punya efektivitas," ujar Presiden ke-5 RI ini.

Meski demikian, Megawati memaklumi setiap presiden punya gaya masing-masing dalam memimpin, seperti dengan menggunakan wakil menteri. "Ya seperti gaya berpakaian saja, ada yang senang eksentrik dan sebagainya, ya silakan saja," ujarnya.

Megawati mengatakan, saat memerintah dulu, ia tidak memerlukan wakil menteri. Dia juga langsung memilih siapa yang ia kehendaki sebagai menteri karena konstitusi memberikan hak prerogatif bagi presiden untuk melakukan itu.

"Kalau lihat wakil menteri sekarang, saya jadi bertanya: apakah semua tempat harus diisi seperti itu?" kata Megawati sambil tersenyum. detik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar