BEKASI , ReALITA Online — Langkah itu untuk mengantisipasi maraknya sopir tembak dan sopir di bawah umur. Dan maraknya sopir angkutan kota (Angkot) tidak resmi atau sopir tembak di Kota Bekasi, Jawa Barat, membuat kepolisian di daerah itu gerah.Selain sering ugal-ugalan dan berhenti di sembarang tempat, banyak juga ditemukan sopir tembak yang tidak punya Surat Izin Mengemudi (SIM). Bahkan lebih parah lagi, banyak yang masih berusia di bawah umur. Untuk menertibkan sopir tembak, Polresta Bekasi Kota akan melakukan razia khusus angkot.
“Kalau razia rutin terhadap kendaraan, baik roda dua maupun empat sudah kita lakukan. Tapi kalau untuk razia selektif (angkot) akan kita lakukan secepatnya. Apalagi kalau banyak pengaduan tentang perlaku sopir tidak resmi seperti itu,” ujar Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Priyo Widiyanto di Bekasi, Selasa 25 Oktober 2011.
Selain akan melakukan razia terhadap angkot dengan sasaran pengemudi yang tidak punya SIM, polisi lanjut Priyo, juga mendesak kepada Dinas Perhubungan dan Organda setempat untuk bisa melakukan pendataan terhadap pengemudi angkot.
“Untuk pengaturan angkutan umum itu tugas Dishub, termasuk mengatur sopirnya di jalan. Tapi kalau sudah masuk ke pelanggaran undang-undang lalu-lintas seperti tidak punya SIM, polisi berhak melakukan penindakan,” tegasnya.
Polresta Bekasi Kota, menurut Priyo, berjanji akan mengambil langkah tegas apabila menemukan adanya sopir angkot yang mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan. Serta berhenti disembarang tempat sehingga menimbulkan kemacetan.
“Kita tidak punya wewenang untuk memilah ini sopir tetap atau ini sopir tembak, itu tugas Dishub. Kita hanya bisa bertindak kalau ada pelanggaran saja,” ungkapnya.
Priyo sendiri berharap ada pembinaan secara rutin dari Dinas Perhubungan setempat terhadap pengemudi angkot di Kota Bekasi. Hal itu penting dilakukan agar mereka bisa lebih memahami peraturan lalu-lintas di jalan.
Selain itu, pembinaan juga diperlukan untuk mencegah maraknya kejahatan di dalam angkot, yang dilakukan oleh sopirnya sendiri. vivanews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar