Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Selasa, 25 Oktober 2011

Perjalanan KRL di Stasiun Bekasi Normal Kembali

BEKASI, ReALITA Online — Perjalanan kereta rel listrik dari dan ke Stasiun Bekasi telah normal pada Selasa (25/10/2011) pagi.

Pantauan Kompas, sejak keberangkatan rangkaian pertama pukul 05.15 WIB, belum ada pembatalan perjalanan Commuter Line dan atau KRL ekonomi hingga menjelang pukul 10.00 WIB saat berita ini dibuat.

Stasiun di tepi Jalan Juanda, Kota Bekasi, itu juga berangsur-angsur dipadati penumpang seperti hari-hari biasanya. "Penumpang terus menghubungi kami sejak malam dan kami janjikan bahwa operasional sudah lancar hari ini," kata Kepala Stasiun Bekasi Eman Sulaeman, Selasa siang.

Penumpang sempat khawatir perjalanan KRL dari dan ke Stasiun Bekasi akan banyak dibatalkan seperti Senin (24/10/2011) lalu.

Kemarin, sedikitnya 68 perjalanan KRL dibatalkan akibat pantograf pada Commuter Line 5204 dari Stasiun Jakarta Kota tujuan Stasiun Bekasi tersangkut dan memutuskan kabel aliran atas di wilayah Rawabebek antara Stasiun Cakung dan Stasiun Kranji, pukul 08.10 WIB.

Sejak saat itu, perjalanan KRL pun dibatalkan. Stasiun Bekasi hanya bisa memberangkatkan 8 KRL dari 49 KRL setiap harinya. Jumlah penumpang anjlok dari kisaran 13.000 menjadi separuhnya.

Pantograf merupakan kontruksi seperti antena berbentuk belah ketupat yang dipasang pada atap gerbong KRL. Pantograf berguna untuk mengalirkan daya listrik dari kabel aliran atas ke motor-motor penggerak KRL. kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar