Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Jumat, 16 Desember 2011

Ketua DPRD Karawang: Pemkab dan Rakyat Sebaiknya Sambut dan Respon

KARAWANG, ReALITA Online — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Karawang, H Tono Bachtiar,SP berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan masyarakat harus merespon dan menyambut baik rencana pembangunan Bandara Internasional di Ciampel.

MENURUT H Tono dengan adanya Bandara Internasional di Karawang bakal mendatangkan pertumbuhan perekonomian secara signifikan. Mengingat posisi Karawang sangat strategis.

Kata dia, wacana mengenai kedua infrastruktur Bandara Internasioan dan Pelabuhan Internasiona tersebut belakangan ini kian santer. Bahkan pembangunan pelabuhan masuk dalam pembahasan Rancangan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (Raperda RTRW) Karawang tahun 2011-2031.

Wacana akan dibangun Bandara di Wilayah Selatan Karawang, kata dia, tentunya resiko alih fungsi lahan pertanian relatif lebih kecil dibandingkan di daerah Utara. “Banyak lahan pertanian dan tambak milik masyarakat,”katanya.

Dia mengakui sedangkan di wilayah selatan Karawang, proses pengadaan lahannya tidak sulit karena negara memiliki ribuan hektar lahan di selatan sebagian kondisinya marjinal.

Sementara itu Bupati Karawang H. Drs. Ade Swara, MH, suatu ketika mengatakan, apa pun keputusan pemerintah pusat, baik membangun pelabuhan atau bandara, pihaknya berkepentingan mempertahankan sawah beririgasi teknis di Karawang, seiring perkembangan sektor industri.

Menurut pengamatan di lapangan, tak sedikit lahan pertanian sering dikorbankan peruntukan perumahan, pertokoan dan pergudangan.

“Kami menyambut baik rencana pemerintah pusat akan membangun Bandara di Karawang. Lahan untuk kebutuhan pembangunan bandara sudah ada di Kecamatan Ciampel milik Perhutani. Jadi tidak akan banyak masalah dibandingkan dengan lahan yang akan digunakan pembangunan Bandara itu hak milik masyarakat setempat,” papar Bupati seperti dikutip Pos Kota. put

Tidak ada komentar:

Posting Komentar