Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Senin, 26 Maret 2012

Antisipasi Unjukrasa Massal, Polres Karawang Gelar Operasi Dian Karang 2012


KARAWANG, ReALITA Online — Sebanyak 508 anggota Polres Karawang dibantu 300 anggota TNI dari Kodim 0604 dan Yonif 305 disiagakan untuk menghadapi aksi unjukrasa kenaikan harga BBM. Mereka bakal ditempatkan pada sejumlah titik strategis yang mungkin menjadi sasaran pengunjuk rasa.
"Kami tidak mau kecolongan sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu kami berinisiatif untuk menggelar operasi dengan sandi Dian Karang 2012," ujar Kepala Polres Karawang, Ajun Komisaris Besar Arman Achdiyat, seusai memimpim upacara gelar pasukan Dian Karang 2012 di Lapang Karangpawitan, Senin (26/3).
Menurut Kapolres, anggotanya telah berjaga-jaga di seluruh Station Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Karawang. Selain itu mereka bersiaga di sejumlah objek vital seperti Depot BBM di Desa Dawuan Cikampek, dan gedung pemerintahan.
Dikatakan juga, Selasa (27/3), ratusan anggotanya turun ke lapangan untuk melakukan penyekatan-penyekatan agar pengunjuk rasa asal Karawang tidak mengalir ke Jakarta. Dengan demikian, aksi unjuk rasa massal yang direncanakan pihak-pihak tertentu digelar, Selasa (27/3) ini, bisa diminimalisasi.
Dikatakan juga, pihaknya sengaja meminta bantuan TNI untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut. Sebab, jumlah massa pengunjuk rasa dikhawatirkan bakal lebih besar dibanding jumlah personel Polri.
Meski begitu, lanjut Kapolres, komando tetap berada di tangannya. Artinya, anggota TNI tidak mungkin bergerak sendiri tanpa intruksi dari kepolisian.
Dikatakan juga, selain melibatkan TNI, dalam gelar pasukan itu, pihaknya melibatkan pula sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) yang menginginkan kondusifitas Karawang tetap terjaga."Alhamdulillah, ada ratusan anggota ormas yang siap membantu kami," kata Kapolres.
Dikatakan juga, polisi tidak ingin menghambat aspirasi masyarakat, asal aksi mereka dilakukan dengan tertib. "Kami tidak ingin berbenturan dengan masyarakat. Tapi masyarakat juga harus mengerti tugas polisi," kata Kapolres.
Di tempat yang sama Komandan Kodim 0604 Karawang, Letkol Inf. R. Haryono mengatakan, TNI dan Polri siap bekerja sama untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas di Karawang. Sebab, keamanan negara bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama termasuk para anggota TNI.
"Sesuai undang-undang, anggota TNI juga wajib membatu pemerintah di daerah," kata Dandim. PRLM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar