Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Senin, 26 Maret 2012

Polres Karawang Perketat Pengamanan Objek Vital


KARAWANG, ReALITA Online — Satu pekan menjelang diberlakukannya kenikan harga bahan bakar minyak (BBM), Kepolisian Resort (Polres) Karawang memperketat pengamanan sejumlah objek vital yang ada wilayah lumbung padi tersebut. Hal itu dilakukan guna menangkal kemungkinan terjadinya aksi anarkis masyarakat yang kecewa atas kebijakan pemerintah itu.
“Sejak munculnya rencana kenikan harga BBM, anggota kami telah disiagakan pada objek-objek vital yang mungkin menjadi sasaran amuk massa. Pengamanan kami perketat lagi mulai Senin (26/3),” ujar Kepala Polres Ajun Komisaris Besar Arman Achdiyat, ketika dihubungi, Minggu (25/3).
Menurut Kapolres, peningkatan kerawanan akibat rencana kenikan harga BBM diprediski bakal meningkat tajam satu pekan menjelang pemberlakuan rencana tersebut. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pamantauan terhadap aktivitas masyarakat terutama yang mungkin bakal menimbulkan gejolak sosial.
Dikatakan, objek vital yang diperketat pengamannya di antaranya adalah Depot BBM di Desa Dawauan Kecamatan Cikampek, station pengisian bahan bakar umum (SPBU), gedung pemerintahan, badan usaha milik negara dan daerah (BUMN/D), dan objek-objek lainnya yang terkait dengan kepentingan umum.
Bahkan, lanjut Kapolres, beberapa hari menjelang kenikan harga BBM, bukan tidak mungkin anggotanya diperintahkan untuk mengawal kendaraan pengakut BBM. Hal itu dilakukan untuk menghidari pembajakan yang mungkin dilakukan para pengunjuk rasa.
Dikatakan juga, selain memperketat pengamanan sejumlah objek vital, pihaknya berupaya mencegah terjadinya penimbunan BBM. “Untuk itu kami telah mengintruksikan kepada para Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas), dan para Kapolsek untuk mengamati aktivitas masyarakat di wilayah kejanya masing-masing. Dengan demikian, jika ada warga yang dicurigai melakukan penimbunan BBM bisa terdekteksi sejak dini,” kata Kapolres. PRLM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar