Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Sabtu, 31 Maret 2012

Babak Belur Dikeroyok Demonstran, Kapolsek Senen Tak Kapok Jaga Demo


Kapolsek Senen Kompol Imam Zebua dikeroyok demonstran
JAKARTA, ReALITA Online — Meski pernah mengalami pengalaman pahit, dikeroyok massa, Kapolsek Senen, Jakarta Pusat, Kompol Imam Zebua mengaku tak trauma. Dia tak kapok ikut serta mengamankan aksi unjuk rasa yang kerap berakhir bentrokan.
"Kita enggak ada kapoknya, karena ini buat masyarakat," kata Imam di RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2012).
Imam mengalami pembengkakan di jantung dan lambungnya karena dikeroyok massa dan terkena lemparan batu saat mengamankan unjuk rasa yang berakhir bentrok di Salemba, Kamis (29/3).
Saat ini dia masih menginap di kamar nomor 525 ruang Edelweis. Tampak istri dan putrinya menemani Imam, termasuk Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Rikwanto yang ikut membesuk. "Dada saya masih sakit," ujar Imam kepada wartawan.
Dia mengaku belum tahu kapan diperbolehkan pulang. Yang pasti, Imam bersemangat ingin ikut terjun lansung ke lokasi demo untuk mengamankan aksi massa. "Saya ingin langsung bertugas ketika keluar dari rumah sakit," sebutnya.
Seperti diketahui, Imam dikeroyok massa di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat saat ikut menenangkan massa yang mulai bertindak brutal waktu itu. Saat dikeroyok, Imam langsung pingsan dan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM.
Dendamkah Imam pada pengeroyok? "Kita sebagai polisi enggak boleh dendam karena harus melindungi masyarakat," jawabnya.  detik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar