![]() |
| ilustrasi potongan uang rusak |
DENPASAR, ReALITA Online — Warga Denpasar digegerkan dengan
ditemukannya potongan uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu berserakan di
sebuah lahan kosong. Belum diketahui, itu uang asli atau palsu.
Karung
berisi uang ditemukan warga di Gang Rajawali, Jalan Tukad Balian, Denpasar,
Senin (2/4/2012).
Namun,
karung itu baru diketahui berisi potongan uang setelah salah seorang warga
melihat isi karung tersebut. Ternyata, isinya potongan potongan uang. Karung
itu tergeletak di lahan sejak empat hari lalu.
Total
tumpukan uang yang sudah dipotong dalam bentuk kecil-kecil ini sekitar 25
karung.
"Anak-anak
kecil yang pertama lihat katanya ada mobil yang nurunin karung-karung banyak,
setelah dilihat ternyata isinya potongan uang," kata Wayan Pania, warga
sekitar ditemui wartawan di lokasi, Senin (2/4/2012).
Temuan
potongan uang dalam jumlah besar ini menggemparkan warga sekitar. Mereka
mendatangi lahan kosong ini guna memastikan isi karung tersebut. "Ternyata
memang uang yang dipotong kecil-kecil," imbuhnya.
Sejumlah
polisi mulai berdatangan untuk mengeceknya. Petugas dari Bank Indonesia (BI)
juga nampak terlihat di TKP.
BI Potongan Uang
dalam 25 Karung Uang Asli
Potongan
uang yang ditemukan warga dalam 25 karung di lahan kosong Gang Rajawali, Jalan
Tukad Balian, Denpasar, ternyata uang asli. Uang itu sengaja dihancurkan karena
rusak dan sudah tidak layak edar lagi.
Potongan
uang sangat kecil. Satu lembar uang terpotong dalam puluhan bagian. "Ya
memang ini uang asli. Sengaja hancurkan karena tidak layak untuk dipakai
lagi," kata Widaryadi, Kasir Muda Senior BI Denpasar kepada wartawan
ditemui di lokasi pada Senin (2/4/2012).
Menurutnya,
penghancuran uang itu sudah biasa dilakukan. Biasanya uang itu langsung dibuang
ke tempat pembuangan sampah. Hanya saja untuk kasus kali ini potongan uang ini
malah dibawa warga ke lahan kosong.
"Inilah
yang masih akan kita tanyakan lagi kepada pemilik lahan ini termasuk kepada
petugas pembuang sampah kenapa sampai di sini," imbuhnya.
25 Karung Potongan Uang
Asli untuk Uruk Lahan
25
karung yang berisi potongan uang asli rencananya akan digunakan seorang warga
untuk menguruk lahan kosong di Jalan Tukad Balian Gang Rajawali Denpasar.
Pengakuan
itu dikatakan oleh Wayan Suarta, selaku petugas yang mengangkut sampah dari
kantor BI Denpasar serta pemilik lahan yang digunakan untuk membuang sampah di
lahan tersebut.
"Rencana
potongan-potongan uang ini akan saya gunakan untuk menguruk tanah. Karena
kemarin kemalaman makanya batal. Rencananya sore ini akan kita uruk," kata
Wayan Suarta ditemui di lokasi Jalan Tukad Balian Gang Rajawali, Denpasar,
Senin (2/4/2012).
Wayan
Suarta yang juga petugas sampah swakelola ini berdasarkan rencana awal,
potongan uang akan dibuang ke TPS Suwung Denpasar. Hanya saja karena dirinya
membutuhkan untuk pengurukan tanah, maka potongan uang ini digunakan untuk
keperluan tersebut.
"Sekarang
kan peraturannya sampah tidak boleh dibakar, karena itu saya manfaatkan saja
untuk menguruk lahan," imbuh dia.
Pasca
kejadian ini, Wayan Suartha kemudian dipanggil ke BI untuk dimintai
keterangannya. detik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar