Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Jumat, 30 Maret 2012

Ditembak Saat Tangkap Pengeroyok Polisi


Penggerebekan di Bekasi
BEKASI, ReALITA Online — Seorang petugas tertembak, saat membekuk tiga orang yang diduga merupakan pelaku penganiayaan terhadap petugas kepolisian di Kampung Jati RT 03 RW 03, Tambun, Kabupaten Bekasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, mengatakan seorang anggota polisi tertembak oleh kawanan pengeroyok, saat hendak ditangkap di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat dini hari.
"Satu anggota Resmob Polda Metro Jaya terkena serpihan peluru dan luka ringan di perut," ucapnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jum'at, (30/3/2012).
Selain itu, Rikwanto mengatakan sebagian tersangka sudah ada yang ditangkap dan masih ada juga tersangka yang melarikan diri. "Jumlah tersangka ada 6 orang, yang ditangkap 3 orang dan DPO 3 orang," katanya.
Namun, lanjut Rikwanto, tersangka yang sudah tertangkap meninggal dunia dan sisanya berada di Polres Bekasi Kabupaten. "Dua orang tewas yaitu Endar (Tangerang) dan Dede (Tangerang) akibat baku tembak dengan anggota kepolisian kini sedang diotopsi di RS Kramat Jati, sedangkan satu tersangka lagi Teddi (Cianjur) ditahan di Polres Bekasi Kabupaten," jelasnya.
Adapun barang bukti yang disita oleh kepolisian dari kontrakan berupa satu pistol jenis revolver, senjata tajam, parang, bubuk Almunium Powder bahan untuk buat bom, buku 'Catatan Cara Melakukan Perampokan Bank', buku berjudul 'Komesaksian Para Praktisi Ilmu Metafisik' dan buku 'Ensikolpedia Praktis Muslimah'. Dan, satu kotak barang-barang milik penghuni kontrakan. sumber:inilah.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar