![]() |
| Vina dan Rahma lolos dari penculik |
PURWAKARTA, ReALITA Online — Rahma, (8),
dan Vina (8), keduanya sebagai siswi SD Negeri 11 Nagrikidul, Kabupaten
Purwakarta, Jawa Barat, yang diculik di lingkungan sekolahnya, Jumat
(30/3/2012) pagi, akhirnya pelakunya menurunkan di Kawasan Industri Indotaisei
Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, sekitar 1,5 jam setelah
diculik.
Keduanya
langsung jalan kaki mencari bantuan di kawasan industri tersebut. Tak jauh dari
lokasi diturunkan, kedua siswi bertemu beberapa satpam di salah satu
pabrik komponen mobil. Rahma dan Vina lantas minta diantar pulang ke rumah.
Pelaku
mengambil kalung, cincin, dan anting milik Rahma yang beratnya 2,5 gram. Namun,
anting milik Vina aman. Keduanya kemudian diantar oleh satpam tersebut ke SD
Negeri 11 Nagrikidul di Kelurahan Nagrikidul, Kecamatan Purwakarta.
Menurut Rahma,
dirinya dan Vina dijanjikan diberi permen oleh pelaku. Keduanya menurut dan
lantas diajak naik motor. Di tengah jalan, Vina menangis dan meronta minta
pulang. Pelaku kemudian menurunkan keduanya di jalanan kawasan industri yang
relatif sepi di daerah Dawuan.
Polisi masih
mengejar pelaku yang menurut sejumlah saksi memiliki ciri tinggi sekitar 160
sentimeter, rambut lurus diurai sepundak, dan kulit sawo matang. Dia mengenakan
jaket kuning dan sepeda motor Honda Revo warna hitam.
Suasana haru
dan tangis meledak saat Vina dan Rahma tiba di sekolah bersama satpam yang
mengantarnya. Ibu Rahma, Risda (45), dan ibu Vina, Neni (42), yang telah tiba di
sekolah kemudian memeluk erat kedua anaknya.
Satpam
penolong itu, Jumadi, Dedi Mulyadi, dan Asep Sukarman. Ketiganya bekerja di
industri komponen PT Autocar di kawasan industri Dawuan, Kecamatan Cikampek,
Kabupaten Karawang. sumber: kompas.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar