KARAWANG,
ReALITA Online —
Anak usaha PT Astra International Tbk, PT Astra Daihatsu Motor membenamkan
investasi Rp2,1 triliun untuk pembangunan pabrik di Karawang, Jawa Barat.
Pabrik itu akan meningkatkan kapasitas produksi Daihatsu dari 330 ribu unit
menjadi 430 ribu unit per tahun.
Chief
Executive Officer PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation,
Suparno Djasmin, mengatakan bahwa pabrik yang sedang dibangun itu diharapkan
akan mulai beroperasi pada Oktober mendatang.
"Pabrik
itu akan menambah kapasitas produksi sebanyak 100 ribu unit per tahun,
investasinya Rp2,1 triliun di luar tanah, hanya untuk bangunan dan
mesin-mesin," kata Suparno ketika ditemui usai konferensi pers ulang tahun
Daihatsu ke-105 di Jakarta, Kamis 1 Maret 2011.
Nantinya,
lanjut Suparno, hasil produksi dari pabrik itu diperuntukkan bagi pasar
domestik dan ekspor. Beberapa tempat tujuan ekspor itu di antaranya untuk
wilayah Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan, dan Jepang. "Pabrik
itu untuk produksi mobil low cost dan green car. Semua sesuai rencana,"
ujarnya.
Selain
pembangunan pabrik, Daihatsu juga akan menanamkan investasi di jaringan, yaitu
pembukaan outlet-outlet baru, pembaruan outlet yang lama serta menambah stok di
beberapa daerah.
Daihatsu,
kata Suparno, akan menambah jumlah outlet sebanyak 30 unit hingga 2014
mendatang. Untuk 2012 sediri ditargetkan akan membangun setidaknya 10 outlet
baru dan merenovasi beberapa outlet yang ada.
"Pembangunannya
bersama-sama dari cabang Astra dan dealer, untuk tahun ini saja belanja modal
kami Rp350-400 miliar," ujarnya.
Sementara
untuk total anggaran yang disediakan oleh Astra Daihatsu Motor untuk
pembangunan 30 outlet itu mencapai Rp1 triliun. Dia memastikan, pembangunan
outlet akan dilakukan di seluruh Indonesia, khususnya di ibu kota provinsi dan
kota-kota besar lainnya.
Sebelumnya,
Toyota Motor Co., melalui anak usahanya Daihatsu Motor Co. berencana menanamkan
investasi US$430 juta (Rp3,8 triliun) pada 2012. "Investasi ini merupakan
lanjutan dari penggelontoran dana awal tahun ini US$330 juta (Rp2,9
triliun)," kata juru bicara perusahaan PT Astra International Julian
Warman dalam Investor Summit di Jakarta, 5 Oktober. Sehingga total investasi
Toyota mencapai Rp8,7 triliun. Penggelontoran investasi ini merupakan bagian
dari pembangunan pabrik mobil murah Daihatsu di Karawang. VIVAnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar