BEKASI,
ReALITA Online —
Pasangan kandidat Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Sa'duddin dan Jamalulail Yunus
(Saja) tidak akan ambil pusing dengan kampanye hitam yang dituduhkan pada
mereka. Kandidat yang diusung partai-partai Islam mulai dari PKS, PKB, dan PPP
ini meyakini warga Kabupaten Bekasi merupakan pemilih yang cerdas.
"Pemilih
cerdas tentu tidak akan terpengaruh dengan kampanye-kampanye hitam yang
ditujukan untuk menyerang kami. Sejumlah bukti yang tersaji selama Kabupaten
Bekasi dibangun di bawah pemerintahan Bupati Sa'duddin sudah cukup untuk
meyakinkan mereka memilih kembali Sa'duddin," ucap Jamalulail Yunus.
Pernyataan
tersebut disampaikannya usai menggelar kampanye terbuka di Lapangan Kebalen,
Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jumat (2/3/12). Kesempatan kampanye
terbuka terakhir tersebut dihadiri sedikitnya 50.000 simpatisan pendukung
pasangan ini.
Salah
satu kampanye hitam yang saat ini gencar menerjang pasangan Saja ialah dugaan
politik uang yang dilakukan istri bupati, Ny. Cucu Sugiarti, beberapa waktu
lalu. Ia kedapatan membagi-bagikan uang kepada warga Desa Sukarahayu, Kecamatan
Tambelang. Selain uang, stiker bertuliskan ajakan mencoblos pasangan Saja turut
diberikan.
Akan
tetapi, tim sukses pasangan ini menampik kegiatan tersebut sebagai bentuk
politik uang. "Ibu saat itu berkunjung bukan untuk kampanye, tapi menengok
orang sakit. Memang sudah kebiasaan ibu membagikan uang kepada warga, bahkan
sebelum memasuki masa kampanye Pemilukada," ucap Zainudhin selaku humas
DPC PKS Kabupaten Bekasi. PRLM

Tidak ada komentar:
Posting Komentar