Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Selasa, 06 Maret 2012

Pemilukada Kota Bekasi 16 Desember 2012


BEKASI, ReALITA Online — Pemilihan Kepala Daerah Kota Bekasi siap digelar pada 16 Desember 2012. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi partai pertama yang mengumumkan secara resmi kandidat Wali Kota Bekasi yang akan diusungnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Bekasi Chairoman J. Putro menyebutkan, ada lima kader terbaik, termasuk dirinya yang diusulkan pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat.
 Kelimanya ialah Ketua Komisi D DPRD Kota Bekasi Heri Koswara, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Sutriyono, Sekretaris DPW PKS Jabar Nur Supriyanto, Wakil Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu, dan Chairoman J. Putro.
Kelima nama tersebut muncul melalui proses panjang sejak pertengahan tahun 2011 dengan melibatkan penilaian internal dan eksternal. Penyaringan ketat dimaksudkan untuk mendapatkan figur paling tepat untuk memimpin Kota Bekasi selama lima tahun mendatang yang sesuai dengan harapan publik.
"Pertengahan Maret nanti baru dikerucutkan menjadi tiga nama atau bahkan mungkin langsung satu kandidat sesuai arahan dari DPW dan DPP," ucap Chairoman di sela Rapat Koordinasi Daerah DPD PKS Kota Bekasi di Asrama Haji Jawa Barat, Sabtu (3/3/12).
Dalam kesempatan tersebut juga dibentuk Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) yang diketuai oleh dirinya. Salah satu strategi utama pemenangan Pemilukada 2012 ialah membuka kesempatan koalisi dengan partai lain.
Pilihan membuka jalur koalisi tersebut merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan Pemilukada 2008 saat PKS percaya diri mengusung satu paket kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota, yakni Ahmad Syaikhu dan Kamaludin Jaini (alm).
 Meskipun tampil sebagai salah satu partai dengan suara terbanyak di Kota Bekasi, nyatanya kandidat M2R (Mochtar Mohamad-Rahmat Effendi) yang diusung PDIP dan Golkar yang menang.
"Kami tak akan jatuh di lubang yang sama. Format koalisi memang masih dibahas. Tidak perlu koalisi besar, yang penting kuat, supaya bisa memenangkan pemilihan nanti," katanya. PRLM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar