KARAWANG,
ReALITA Online — Seorang pengemudi truk pengangkut telur,
Heriyanto, menyesal berurusan dengan polisi setelah menyerahkan pelaku pencuri
ban serep atau ban cadangan yang ditangkapnya ke Polres Karawang, Jawa Barat,
Jumat (2/3).
Pengemudi truk bernopol AG-9242-US itu
menyesali diri berurusan dengan Polres Karawang, setelah penyidik reskrim unit
jatanras menyita ban serep yang sebelumnya sempat dibawa kabur kawanan pencuri.
"Kalau begini caranya, saya tidak
akan mau datang ke sini (Polres Karawang). Katanya hanya mau tandatangan saja,
tetapi ternyata ban serep truk saya malah disita polisi," kata Heriyanto.
Jika ban serep truk yang dibawanya itu
tetap tidak bisa dibawa pulang, Heriyanto dan rekannya, Sahroni, bertekad akan
tetap berada di Polres Karawang.
Sebab, katanya, pemilik truk yang
dibawanya itu tidak mau tahu tentang kejadian yang dialami sampai tidak membawa
ban serep. Sehingga, apapun alasannya ban serep tersebut harus bisa diminta
kembali.
"Kalau kami tetap pulang tanpa
membawa ban serep, kami akan dipecat. Bila kami dipecat gara-gara ban serep
itu, apakah polisi mau bertanggungjawab untuk menghidupi keluarga saya,"
kata Heriyanto.
Menurut dia, soal pelaku pencurian ban
serep yang sudah ditangkap itu diproses atau tidak oleh Polres Karawang, itu
wewenang kepolisian.
Setelah berhasil menangkap pelaku
pencurian ban serep itu, Heriyanto mengaku langsung mengambil kembali ban serep
yang sudah sempat dipindahkan ke dalam mobil pelaku, jenis Daihatsu Xenia
B-1375-NFN. Selanjutnya ia tancap gas menuju Pasar Minggu, Jakarta, untuk
bongkar muatan telor yang dibawanya.
Tetapi ketika dalam perjalanan pulang
menuju Blitar, tiba-tiba "handphone" miliknya berbunyi dan dirinya
diminta singgah ke Polres Karawang untuk tanda tangan.
"Dalam pembicaraan di
`handphone`, saya cuma disuruh tanda tangan di Polres Karawang. Tetapi
sesampainya di markas itu justru ban serep mobil saya diambil (untuk barang
bukti). Saya tidak mau," katanya.
Menurut warga Desa Kalidawir,
Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur ini, pencurian ban serep
itu terjadi ketika dirinya memarkirkan kendaraannya di KM 52 jalan Tol
Jakarta-Cikampek.
Setelah dari toilet, ia langsung masuk
untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Tetapi saat hendak memasang sabuk
pengaman, tiba-tiba terdengar suara mencurigakan dari luar, dan ia langsung
turun.
Ketika diperhatikan, ternyata ban
serep mobil yang dibawanya itu hilang. Setelah curiga dengan kendaraan dari
samping tanpa menyalakan lampu sen, ia mengejar mobil tersebut.
Sempat terjadi kejar-kejaran antara
mobil yang dikemudikan Heriyanto dengan kendaraan Xenia yang ternyata pelaku
pencurian ban serep mobil. Hingga akhirnya Heriyanto berhasil menyusul di
gerbang Tol Cikarang Barat.
"Di gerbang Cikarang Barat,
pelaku tertangkap petugas setelah saya meneriaki maling," katanya. ANT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar