Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Jumat, 06 April 2012

Bupati Karawang Rekam Data Sidik Jari dan Retina E-KTP,


Bupati Karawang Launching e-KTP
KARAWANG, ReALITA Online — Penerapan KTP Elektronik (E-KTP) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Bupati Karawang, H Ade Swara bersama istri Hj.Nurlatifah dan masyarakat Dusun Kaum, Kecamatan Cilamaya Wetan, merekam data sidik jari dan retina mata. Perekaman kedua data tersebut pada saat Launching KTP Elektronik (E-KTP) tingkat Kabupaten Karawang oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Aula Kantor Kecamatan Cilamaya Wetan, Rabu (4/4).
Bupati Ade Swara dalam mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik dimulainya penerapan E-KTP di Kabupaten Karawang bahwa tindak lanjut retima mata ini merupakan pertama kali dilakukan di seluruh dunia. Dengan demikian, bangsa Indonesia dapat dikatakan perintis penggunaan sidik jari dan retina mata proses administrasi kependudukan.
 "Di negara lain hanya menggunakan sidik jari pada ibu jari. Sedangkan dalam E-KTP kita menggunakan sidik jari dari seluruh jari ditambah dengan retina mata," jelasnya
Dalam penerapan E-KTP ini, lanjut Bupati, Karawang dituntut oleh Pemerintah Pusat dapat menyelesaikan sebanyak 1.425.328 wajib KTP hingga Oktober 2012. Meskipun target yang ditetapkan tidak mudah,imbuh bupati,  Pemerintah Daerah akan terus berupaya bisa menyelesaikannya tepat waktu.
 "Untuk itu, kami memerlukan dukungan dari semua pihak, sehingga program ini dapat diselesaikan Oktober 2012," tandasnya.Sementara itu, Kepala Disdukcatpil Kab. Karawang, Eka Sanatha menambahkan bahwa sebelum dilaunchingnya program E-KTP, pihak Disdukcatpil telah mengadakan ujicaoba secara khusus di sejumlah kecamatan. Kegiatan ujicoba tersebut dilakukan sejak tibanya perangkat E-KTP pada pertengahan bulan maret lalu. Dari ujicoba tersebut, pihaknya telah berhasil mendata sebanyak 19.717 wajib KTP. Sedangkan dalam ujicoba umum yang dilakukan sampai dengan pukul 22.00 kemarin, tercatat sebanyak 31.104 wajib KTP telah berhasil dilakukan proses perekaman data.
Dari kedua ujicoba tersebut, lanjut Eka Sanatha, pihaknya mendapatidua kendala yang mungkin dapat mengganggu proses penerapan E-KTP. Yuaitu, pemadaman listrik dan kerusakan. 
Untuk permasalahan listrik tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PLN Karawang untuk penyiapan mesin genset. Selain itu, pihaknya pun telah menyediakan  empat unit genset sebagai cadangan apabila genset PLN mengalami gangguan. Sedangkan untuk kerusakan alat, pihaknya telah menukar secara langsung alat-alat yang rusak tersebut ke Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar