![]() |
| Bupati Karawang Launching e-KTP |
KARAWANG,
ReALITA Online —
Penerapan KTP Elektronik (E-KTP) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Bupati
Karawang, H Ade Swara bersama istri Hj.Nurlatifah dan masyarakat Dusun Kaum,
Kecamatan Cilamaya Wetan, merekam data sidik jari dan retina mata. Perekaman kedua
data tersebut pada saat Launching KTP Elektronik (E-KTP) tingkat Kabupaten
Karawang oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Aula Kantor Kecamatan
Cilamaya Wetan, Rabu (4/4).
Bupati Ade Swara
dalam mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik dimulainya penerapan E-KTP
di Kabupaten Karawang bahwa tindak lanjut retima mata ini merupakan pertama
kali dilakukan di seluruh dunia. Dengan demikian, bangsa Indonesia dapat
dikatakan perintis penggunaan sidik jari dan retina mata proses administrasi
kependudukan.
"Di negara lain hanya menggunakan sidik
jari pada ibu jari. Sedangkan dalam E-KTP kita menggunakan sidik jari dari
seluruh jari ditambah dengan retina mata," jelasnya
Dalam penerapan E-KTP
ini, lanjut Bupati, Karawang dituntut oleh Pemerintah Pusat dapat menyelesaikan
sebanyak 1.425.328 wajib KTP hingga Oktober 2012. Meskipun target yang
ditetapkan tidak mudah,imbuh bupati, Pemerintah Daerah akan terus berupaya bisa
menyelesaikannya tepat waktu.
"Untuk itu, kami memerlukan dukungan dari
semua pihak, sehingga program ini dapat diselesaikan Oktober 2012," tandasnya.Sementara
itu, Kepala Disdukcatpil Kab. Karawang, Eka Sanatha menambahkan bahwa sebelum
dilaunchingnya program E-KTP, pihak Disdukcatpil telah mengadakan ujicaoba
secara khusus di sejumlah kecamatan. Kegiatan ujicoba tersebut dilakukan sejak
tibanya perangkat E-KTP pada pertengahan bulan maret lalu. Dari ujicoba
tersebut, pihaknya telah berhasil mendata sebanyak 19.717 wajib KTP. Sedangkan
dalam ujicoba umum yang dilakukan sampai dengan pukul 22.00 kemarin, tercatat
sebanyak 31.104 wajib KTP telah berhasil dilakukan proses perekaman data.
Dari kedua ujicoba
tersebut, lanjut Eka Sanatha, pihaknya mendapatidua kendala yang mungkin dapat
mengganggu proses penerapan E-KTP. Yuaitu, pemadaman listrik dan kerusakan.
Untuk permasalahan listrik
tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PLN Karawang untuk
penyiapan mesin genset. Selain itu, pihaknya pun telah menyediakan empat unit genset sebagai cadangan apabila
genset PLN mengalami gangguan. Sedangkan untuk kerusakan alat, pihaknya telah
menukar secara langsung alat-alat yang rusak tersebut ke Jakarta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar