Kepala
Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, mengungkapkan hal ini Senin,
(2/4/2012), di Mapolda Metro Jaya. "Yang di Ciledug tidak cukup bukti,
sehingga dipulangkan. Inisialnya KR," ujar Rikwanto.
Rikwanto
mengatakan, KR ditangkap pada Jumat (30/3/2012) di wilayah Ciledug, Tangerang.
Polisi menangkap KR setelah mengetahui rekaman pembicaraan KR dengan dua orang
lain terduga teroris dan pembacokan anggota polisi pada hari yang sama. Kedua
orang itu telah ditembak mati oleh polisi.
"Dia
(KR) ditangkap karena pernah ditelepon oleh dua tersangka pertama. Namun,
setelah diperiksa lebih lanjut, dia tidak terlibat," kata Rikwanto.
Sebelumnya,
polisi menangkap satu orang tersangka bernama T di daerah Sukabumi atas tuduhan
tindak penyerangan dua anggota Polsek Setu, Bekasi, beberapa hari
lalu.Berdasarkan keterangan pelaku yang tertangkap, polisi kemudian melakukan
penyergapan terhadap dua orang pelaku di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan,
pada Jumat dini hari pekan lalu.
Dalam
penyergapan di Pondok Aren itu, polisi menembak mati dua pelaku karena pelaku
melakukan perlawanan yang berpotensi membahayakan petugas polisi. Dua orang pelaku
tertembak itu bernama E dan D.
Dari
hasil pemeriksaan TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya
empat kaleng bubuk aluminium, buku pedoman cara merampok bank, dan buku jihad.
Dari temuan tersebut, polisi menyimpulkan ada dugaan tindak terorisme yang
melibatkan kelompok penyerang dua polisi Bekasi tersebut.
Kepala
Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Untung Suharsono Rajab membenarkan adanya
penyergapan di Pondok Aren itu."Ya, itu jaringan mereka (teroris),"
kata Untung di Gedung DPR beberapa waktu lalu saat ditanya wartawan perihal
dugaan keterlibatan pelaku pengeroyokan anggota Polsek Setu dalam aksi
terorisme.
Hingga
kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap tiga orang pelaku lainnya. Tiga
orang itu diduga terlibat kasus pengeroyokan dua anggota patroli Polsek Setu.
Polisi juga mendalami dugaan keterkaitan ketiga orang tersebut dalam jaringan
terorisme. kompas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar