Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Rabu, 04 April 2012

Ini Curhatan Jihad Terduga Teroris yang Didor di Tangsel


petikan catatan jihad teroris
JAKARTA, ReALITA Online — Tim gabungan Polda Metro Jaya bersama Polres Bekasi Kabupaten menembak mati dua teroris di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Jumat (30/3) dini hari lalu. Di rumah kontrakan yang dihuni Endra Saputra salah satu tersangka di Jalan Haji Sarma, Pondok Pucung Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, polisi menemukan catatan dan buku-buku bertema jihad.
"Dua pelaku yang tewas atas nama D (Dede) dan E (Endra). Barang bukti yang disita berupa sepucuk senjata api jenis revolver, buku tentang jihad, dokumen strategi perang kota, dan buku teknis merampok bank dan lain-lain," jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto dalam pesan singkat kepada wartawan, Senin (2/4/2012).
Berikut petikan catatan jihad yang ditemukan di kontrakan milik Endra yang diperoleh detikcom dari sumber di kepolisian.
Terkutuklah mereka....
Bunuhlah mereka....
Tembaklah mereka....
Goroklah mereka....
Dengan tangan-tangan kalian....
Wahai Mujahid.....

Hidup ini takkan bersinar...
Jika tak berjihad....
Lupakan dunia...
Ambillah akhirat...

Marilah berjuang...
Jangan takut mati...
Insya Allah kita hidup sebagai Syuhada... 
Seperti diketahui, tim gabungan Polda Metro Jaya dengan Polres Bekasi Kabupaten menggerebek rumah kontrakan milik tersangka Endra Saputra (23) di Jalan Haji Sarma, Kelurahan Pondok Pucung Timur, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Jumat (30/3) dini hari lalu. Dalam penggerebekan itu, petugas menembak mati Endra dan juga satu tersangka lain bernama Dede karena melawan petugas.
Polisi menemukan di lokasi sepucuk senjata api jenis revolver, buku-buku tentang jihad, catatan jihad, bahan peledak dan lain-lain. Penggerebekan keduanya bermula dari tertangkapnya seorang tersangka bernama Tedi di Sukabumi, Jawa Barat pada Senin (26/3) lalu.
Para pelaku adalah pengeroyok Brigadir Jaka dan Brigadir Erry Sasongko. Peristiwa ini terjadi saat keduanya sedang patroli rutin di Kampung Jati RT 03/03, Tambun, Kabupaten Bekasi.
Ptroli yang dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (25/3), kedua petugas polisi ini mencurigai 6 orang yang ada di lokasi itu.Mereka kemudian turun dari kendaraannya untuk melakukan pemeriksaan. Tiba-tiba saja salah seorang kawanan itu mengeluarkan tembakan dan mengarahkanya ke arah Erry. Namun tembakannya meleset, kemudian rekan perampok itu menabrak Jaka dengan sepeda motor.
Jaka terjatuh, kemudian  6 orang tersebut membacok Jaka. Erry yang mencoba membantu juga kena bacok. Jaka kemudian mengeluarkan senjatanya dan mengarahkan ke ke salah seorang perampok. Tembakannya mengenai salah seorang pelaku,tapi sayang mereka bisa kabur. Sumber:detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar