KARAWANG,
ReALITA Online — Dua terduga teroris yang ditangkap Detasemen
Khusus 88 Mabes Polri di wilayah Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa
Barat, berinisial HI dan ES dikenal para tetangganya sebagai orang yang baik.
Pantauan di sekitar
kediaman terduga teroris berinisial HI, di Desa Cikampek Barat, Kecamatan
Cikampek, nampak sepi. Pintu depan dan belakang rumah itu terkunci rapat dan
digembok dari luar.
Seorang tetangga
HI, Naim, mengatakan, warga tidak percaya kalau tetangganya itu terlibat dalam
jaringan teroris. Sebab, selama tinggal di Cikampek, HI terkenal baik kepada
tetangganya. Hanya saja dia jarang bergaul dan berkomunikasi kepada para
tetangganya.
"Kami tidak
percaya kalau HI terlibat jaringan teroris, sampai ditangkap tim Densus 88
Mabes Polri. Karena memang orangnya pendiam dan cukup baik. Tetapi memang HI
jarang bergaul kepada masyarakat," katanya, di Karawang, Kamis (19/4).
Seorang terduga
teroris, HI, ditangkap Tim Densus 88 Mabes Polri di Cikampek, yakni di rumahnya
di Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek. Sedangkan terduga terosis lain
berinisial ES ditangkap di tempat kerjanya, di sebuah ruko, Dusun Ciluwak, Desa
Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, Karawang.
Hamdan, seorang
tetangga terduga terosis berinisial ES, juga mengaku tidak percaya teman kerjanya
itu terlibat jaringan teroris. Sebab ketika bekerja selama kurang dari setahun,
ES bertingkah baik dan tidak pernah menunjukkan perbuatan yang mencurigakan.
"Tetapi ES
sering tidak masuk kerja dengan alasan sakit. Dalam sebulan itu, masuk kerja
hanya seminggu, dan dua bulan tidak masuk kerja. Alasannya sakit, tetapi saya
tidak tahu tepatnya sakit apa," kata Hamdan. ANT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar