Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Rabu, 18 April 2012

Ujian Nasional Hari ke-Tiga Relatif Aman


siswa siswi SMA/SMK YPE Kroya
CILACAP, ReALITA Online — Pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK pada hari ketiga di Kabupaten Cilacap terbilang relatif aman dan beban psikologis para peserta ujian berangsur-angsur tenang walaupun dibeberapa sekolah standar nilai minimal kelulusan dianggap sebagai momok yang menakutkan.
Di SMK YPE Kroya contohnya seperti disampaikan oleh Kepala Sekolah Yudiantoro, SE kepada wartawan Realita Online mengatakan bahwa 320 siswa didiknya mengikuti UN berdasarkan daftar nominasi, sebelum UN dimulai dilakukan doa bersama pada hari Sabtu, 14 April 2012 dan selama 2 bulan sampai dengan hari terakhir UN para siswa diwajibkan mengikuti Les Mata Pelajaran yang akan diujikan, tujuannya agar siswa didik telah siap lahir dan batin dari materi pelajaran yang diajarkan untuk menghadapi UN.
Nampak beberapa siswa yang ditemui wartawan Realita Online, semua mengatakan optimis semua bisa lulus karena selalu digembleng oleh pihak sekolah untuk tetap belajar apalagi khusus pada saat UN para peserta ujian diharuskan mengikuti les pelajaran mata pelajaran yang akan diujikan besoknya.
Para peserta ujian, kususnya di SMK YPE Kroya para siswa dilarang membawa HP, alat-alat tulis dan saran lainnya karena pihak panitia telah mempersiapkan semuanya secara gratis, dan diharapkan siswa tetap tenang dalam mengikuti UN.
Lain pula di SMA Negeri Binangun yang telah 5 kali berturut-turut menyandang predikat 100% lulus UN. Untuk tahun ini tidak ada persiapan yang sangat serius karena pihak sekolah telah mempersiapkan anak didiknya jauh sebelum UN sehingga bagi siswa dan pendidik, UN dianggap hal yang biasa.
SMA Negeri Binangun juga dalam pelaksanaan UN dihari ketiga belum ada kendala yang serius apalagi melibatkan perguruan tinggi sebagai pengawas UN, dari 202 siswa yang mengikuti UN telah dipersiapkan oleh jajaran sekolah sehingga mengenai standar nilai minimal kelulusan tidak ada masalah karena semua sudah dipersiapkan dan diatur oleh pemerintah, namun pihak sekolah tetap mengadakan doa bersama yang dilaksanakan pada hari Jum`at, 13 April 2012 atau 3 hari menjelang UN dimulai. Demikian penjelasan Kepala SMA Negeri Binangun Drs. Muryanto kepda wartawan Realita Online. rin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar