JAKARTA,
ReALITA Online —
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh membantah penganggaran Dana Alokasi
Khusus (DAK) untuk SD/SDLB sebesar Rp 8,003 triliun tahun 2011 syarat dengan
kepentingan.
Mantan Rektor ITS
Surabaya itu mengatakan anggaran DAK diperuntukkan untuk fisik, yakni mulai
dari pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) sampai ke rehab ruang kelas. Untuk
bagian ini jumlahnya jauh lebih besar. Selanjutnya untuk mutu, yaitu penunjang
mutu pendidikan seperti pembangunan laboratorium dan perpustakaan.
"Nah perpustakaan
itulah yang ada buku-buku. Sehingga jumlahnya bukan Rp8 triliun, ya itu untuk
mutu itu paling banter 40 persen, dan 40 persen itu masih dibagi lagi entah itu
untuk lab atau perpustakaan. Itu seluruh nasional " ujar M Nuh kepada
VIVAnews.com Kamis malam di kantornya, 12 April 2012.