PURWAKARTA, ReALITA Online — Sejumlah
petani di Karawang, Jawa Barat, mengeluhkan anjloknya harga gabah hingga di
bawah harga pembelian pemerintah (HPP). Mereka berharap pemerintah segera turun
mengamankan harga, karena panen masih akan berlangsung hingga Mei atau Juni
mendatang.
Di Desa
Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Jumat (16/3/2012), beberapa petani mengaku
hanya bisa menjual Rp 3.000-3.100 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP).
Harga itu lebih rendah dari standar HPP untuk gabah sebesar Rp 3.300 per
kilogram.
"Tengkulak
enggan membeli lebih dari Rp 3.100 per kilogram, karena katanya kualitas gabah
rendah. Padahal secara fisik menurut petani mutunya baik. Jika hanya Rp 3.100
per kilogram, petani rugi," kata Akom (46), petani di desa itu.
Menurut Akom,
petani tak melihat upaya pemerintah mengamankan harga yang mulai turun sejak
awal panen musim rendeng Februari 2012. Ketika panen meluas, harga terus turun.
"Jika dua pekan lalu harga gabah masih berkisar Rp 3.600-3.800 per
kilogram, kini hanya Rp 3.100 per kilogram," ujarnya. kompas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar