Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Sabtu, 24 Maret 2012

Satu Orang Diamankan Polisi Diduga Terkait Kerusuhan Medan Satria


Pengamanan pasca bentrok Bekasi
BEKASI, ReALITA Online — Satu orang diduga terlibat dalam penganiayaan hingga mengakibatkan tewasnya Laode Amsyari dan Jhony David Situmorang pada bentrok antar warga di Kecamatan Medan Satria, beberapa waktu lalu, diamankan Kepolisian Resor Kota Bekasi Kota, Sabtu (24/3/12). Meski telah ditangkap, lelaki berinisial I itu belum ditetapkan sebagai tersangka.
"Baru kita amankan, untuk mengembangkan penyelidikan," kata Kepala Polresta Bekasi Kota Komisaris Besar Priyo Widyanto di Balai Patriot Kota Bekasi, Sabtu (24/3/12).
Lebih lanjut Priyo mengatakan, polisi lebih memfokuskan penyelidikan kasus penganiayaan yang mengakibatkan dua warga tewas. Dari dua orang yang diincar polisi berdasarkan video penganiayaan, baru satu orang yang berhasil diamankan. Sementara satu target lainnya tidak berada di rumahnya saat polisi mendatangi.
"Keduanya warga sekitar yang terpantau melalui dokumentasi video saat penganiayaan terjadi. Baiknya menyerah saja kepada polisi, jangan sembunyi apalagi kabur," tegas Priyo.
Diamankannya I, sudah ada dua orang yang ditangkap polisi. Satu orang lainnya berinisial Ra yang terlibat dalam bentrokan awal yang memicu bentrokan lebih besar.
Terlepas dari sedang berjalannya proses hukum terhadap pelaku penganiayaan, dua kelompok warga yang terlibat bentrokan tempo hari kembali mempertegas kesepakatan damai yang telah dijalin sebelumnya.
Tak hanya kedua kelompok warga yang menyatakan kesiapannya menjaga kedamaian di Kota Bekasi, tapi juga seluruh perwakilan organisasi masyarakat yang berkumpul di Balai Patriot, Sabtu. Sumber:PRLM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar