Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Rabu, 07 Maret 2012

Subang Waspada Demam Berdarah


SUBANG, ReALITA Online — Antisipasi siklus lima tahunan terjadinya lonjakan penyakit demam berdarah dengue (DBD), Dinas Kesehatan Kabupaten Subang menetapkan status waspada. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir antara Januari - Februari 2012 sudah tercatat 93 kasus DBD, dan satu di antaranya meninggal dunia.
Mengenai hal tersebut dibenarkan Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Subang H. Ahmad Nasuhi, Selasa (6/3/12).
Dia mengatakan pada tahun 2012 merupakan siklus lima tahunan, diprediksi kasus penyakit DBD akan mengalami lonjakan. Meski hingga saat ini belum terlihat adanya lonjakan kasus, tetapi pihaknya menetapkan status waspada sebagai upaya antisipasi. Apalagi banyak daerah di wilayah Kabupaten Subang termasuk endemis DBD.
"Peningkatan kasus belum terlihat, tapi upaya antisipasi sudah kami lakukan. Pengamatan penyakit yang cenderung potensi KLB. Selain itu menyiapkan berbagai peralatan termasuk obat obatan, kami juga terus melakukan sosialiasi tentang pentingnya pengamatan lingkungan. Sebab paling efektif partisipasi masyarakat," katanya.
Dikatakan Achmad, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir kasus DBD di Subang bisa ditekan, setiap tahunnya terus mengalami penurunan. Pada tahun 2009 lalu jumlah kasus meninggal tinggi mencapai 24 pasien. Kemudian tahun 2010 menurun menjadi 12 pasien, dan 2011 tercatat 6 pasien.
Sedangkan di awal tahun 2012, hingga akhir Februari tercatat 93 kasus DBD termasuk satu diantaranya meninggal. Kemudian dari jumlah tersebut pada januari 49 kasus, dan Februari sebanyak 44 kasus. "Pasien meninggal terjadi pada bulan Februari, anak usia sembilan tahun warga Kampung Sarimukti Desa Tanjung Kecamatan Cipunagara," katanya. PRLM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar