GARUT,
ReALITA Online — Hujan
deras yang mengguyur kawasan Garut Jawa Barat sepanjang sore tadi mengakibatkan
air sungai di Kampung Cikubang, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler
meluap. Akibatnya, terjadi antrean kendaraan hingga 10 Km di jalur
Garut-Bandung.
Ketinggian air
sungai yang naik kejalan mencapai betis orang dewasa. Sehingga para pengguna
jalan yang melewati kawasan tersebut harus berjalan pelan mengingat kondisi
jalan menjadi licin.
Kapolres Garut,
AKBP. Enjang Hasan Kurnia menyatakan untuk mengurangi antrean kendaraan,
jajaran Satuan Lalulintas Polres Garut mengalihkan sebagian kendaraan yang
datang dari arah Tasikmalaya menuju Bandung Via jalur Banyuresmi.
"Sebagian
kendaraan dengan tujuan Bandung dari arah Tasikmalaya kita arah melalui jalur
alternatif Banyuresmi," ujar Enjang kepada wartawan, Minggu (8/4/2012).
Kemacetan di arah
Cikubang, selain diakibatkan adanya luapan air sungai Cikubang juga akibat
tingginya volume kendaraan dari arah kawasan kota Garut dan Tasikmalaya selepas
libur panjang.
"Memang
beberapa kendaraan pendek dan kendaraan roda dua sempat mogok karena bagian
mesin terkena air," ungkapnya.
Kata Enjang petang
ini kondisi arus kendaraan terus terurai walaupun belum pulih normal,
diperkirakan malam ini seluruh kendaraan dengan tujuan Bandung dari arah Garut
dan Tasilmalaya yang terjebak kemacetan akan segera bisa melanjutkan
perjalanan.
"Malam ini
juga lancar, kendalanya hanya di Cikubang saja akibat air sungai yang
meluap," pungkasnya. detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar