BEKASI,
ReALITA Online — Dinas
Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Jawa Barat, menargetkan kelulusan Ujian Nasional (UN)
tingkat SMA/SMK tahun 2012 yang akan digelar mulai Senin (16/4) kelulusan ditargetkan 100 persen. Karena tak
digelarnya UN ulangan untuk tahun ini, target tersebut harus sanggup dicapai.
Kepala Bidang
Pendidikan Menengah Disdik Kota Bekasi Dedi Djunaedi menyatakan pihaknya
optimistis target-target tersebut dapat tercapai. Sebab hasil tiga kali uji
coba yang dilakukan masing-masing sekolah menunjukkan hasil yang tidak
mengecewakan.
"Saya sudah
lihat hasil tesnya di masing-masing Unit Pelaksana Teknis Dinas, hasilnya cukup
baik. Jika bisa dipertahankan demikian, apalagi ditingkatkan, target kelulusan
100 persen tak sulit diwujudkan," katanya.
Lebih lanjut
dikatakan Dedi, peserta UN dari Kota Bekasi tahun ini sebanyak 13.246 siswa SMK
dan 11.388 siswa SMA. Mereka berasal dari 90 SMA dan 97 SMK yang ada di Kota
Bekasi.
Perihal
penyelenggaraan UN, Dedi mengatakan ada sejumlah perbedaan. Mulai tahun ini,
semua pengawas kelas diharuskan menandatangani lembar pakta integritas yang
nantinya akan disertakan bersama lembar jawaban siswa.
"Pakta
integritas tersebut untuk menjamin tidak terjadinya kecurangan saat
penyelenggaraan UN. Hal ini berlaku secara nasional," katanya.
Baik lembar jawaban
peserta UN, maupun lembar pakta integritas yang dimasukkan ke dalam amplop yang
sama itu harus dilem di dalam ruangan ujian. Dengan demikian tidak mungkin
terjadi kecurangan yang dilakukan di luar ruang ujian.
"Tahun lalu
DPRD menyoroti pengeleman amplop di dalam ruang pengawas yang rawan kecurangan.
Sekarang sudah diantisipasi dengan kewajiban mengelemnya di dalam amplop,"
katanya.
Dengan adanya
perubahan peraturan tersebut, Dedi mengharapkan upaya realisasi target
kelulusan 100 persen tidak terganjal dugaan adanya aksi kecurangan. PRLM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar