KARAWANG,
ReALITA Online —
Sejumlah warga Kecamatan Pangkalan menyatakan kekesalannya terhadap Pemerintah
Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang tak kunjung memperbaiki kerusakan jalan menuju
wilayah kecamatan tersebut.
Seperti
diketahui, ruas jalan sepanjang 40 km menuju Kecamatan Pangkalan mulai dari
Badami, Kecamatan Telukjambe Barat hingga Loji Pangkalan, kini rusak berat.
“Jalan
menuju Pangkalan rusak berat karena selalu dilintasi kendaraan pengangkut hasil
tambang galian C,” ujar seorang warga.
Padahal,
kata warga, sebelumnya pernah ada kesepakatan antara pengusaha angkutan dengan
warga yang difasilitasi Dinas Perhubungan, bahwa kendaraan yang boleh melintasi
jalan itu maksimal berbobot 20 ton. Namun kesepakatan itu telah dilanggar
karena kendaraan yang lewat rata-rata di atas ketentuan tonase tersebut.
Dalam
surat kesepakatan juga ada ketentuan yang menyebutkan, pada hari Minggu dan
libur nasional kendaraan perusahaan tidak boleh beroperasi. Tapi kenyataannya,
setiap hari libur kendaraan malah lebih banyak melintas dari hari-hari biasa.
Warga
kecamatan tersebut berharap Pemkab cq Dinas Perhubungan Karawang lebih tegas bertindak
terhadap para pelanggar kesepakatan itu. Jika tidak, rakyat sendiri yang akan
menghadang dan menghentikan kendaraan kendaraan bermuatan pasir dan batu yang
melebihi tonase.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar