Laman

HARTATI DIDUGA MENYUAP UNTUK JEGAL BISNIS ANAK AYIN *** DUA ANAK BUAH HARTATI MURDAYA TERANCAM LIMA TAHUN PENJARA *** ATURAN RSBI HARUS LEBIH RASIONAL DAN REALISTIS *** WASPADA, BANYAK JAMU DICAMPUR BAHAN KIMIA OBAT! *** BNPT: 86 % MAHASISWA DI 5 UNIVERSITAS TENAR DI JAWA TOLAK PANCASILA *** BNPB ALOKASIKAN RP80 MILIAR UNTUK PENANGGULANGAN KEKERINGAN ***

Kamis, 26 Januari 2012

Mantan Dirut PDAM Karawang Bersama Rekanan Dijebloskan ke LP


Kantor PDAM Karawang
KARAWANG, ReALITA Online — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjebloskan Drs H Open Supriadi mantan Dirut PDAM Karawang bersama Dirut PT Eka Saudara Rusli ke dalam penjara, Kamis, (26/1/2012) pukul 15.00 WIB, karena diduga terlibat korupsi dalam pengadaan genset tahun 2010  senilai Rp.500 juta.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Karawang, Adji Kalbu Pribadi,SH, M.Hum, di ruang kerjanya Kamis menjelaskan, keduanya resmi menjadi tersangka setelah diperiksa mulai pukul .08.00 -15.00 WIB dijerat dengan Pasal 2 (1) jo Pasal 18, jo Pasal 55 (1) KUHP.

Pekerjaan Proyek Pertamina Rp 8 Triliun Warga Minta Dilibatkan


kilang RFCC di Pertamina Cilacap
CILACAP, ReALITA Online — Sekitar 75 orang warga Kelurahan Donan dan Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menuntut agar dilibatkan dalam pekerjaan proyek pembangunan kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) di Pertamina Refinery Unit IV Cilacap.
Warga mendatangi Kantor Kecamatan Cilacap Tengah, untuk meminta camat memfasilitasi  keinginan mereka supaya dilibatkan dalam proyek pembangunan kilang yang bernailai US$ 931,48 juta atau sekitar Rp 8 triliun.

Waspada Zat Berbahaya pada Mainan Anak


mainan anak berbahaya
BEKASI, ReALITA Online — Mainan yang dijual di pasaran diduga mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Zat kimia berbahaya itu, yakni Timbal (Pb), Merkuri (Hg), Kadmium (Cd) dan Kromim (Cr) yang dapat menimbulkan aroma menyengat, serta cat mainan mudah mengelupas.
Meskipun Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengumumkan penemuan zat berbahaya yang terkandung dalam mainan edukasi anak, Dinas Kesehatan Kota Bekasi hingga kini belum memberikan instruksi dan pemeriksaan uji laboratorium tentang zat kimia yang terkandung dalam mainan tersebut.

Abah Terpilih Jadi Kadus


Pilkadus II Desa Doplang, Kec Adipala, Cilacap
CILACAP, ReALITA Online — Pemilihan Kepala Dusun (Pilkadus) II Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, digelar pada Rabu, (25/01/2012). Pilkadus  tampaknya memiliki daya magnet, karena bisa mengundang para bobotoh di Kabupaten Cilacap, Kebumen, Banyumas, dan Magelang untuk menyaksikan acara Pilkadus yang dimulai pukul 08.00 WIB sampai selesai serta dan disaksikan sekitar 5.000 orang.

Apindo Bekasi Menangkan Gugatan, Gubernur Jabar Mau Banding


buruh Bekasi vs Apindo
BANDUNG, ReALITA Online — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)  Bekasi memenangkan gugatan atas SKGubernur Jawa Barat tentang penetapan UMK Kabupaten Bekasi 2012 di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Kamis, (26/1/2012).
"Majelis Hakim menyatakan SK Gubernur No.561/Kep.1540-Bangsos/2011 batal, memerintahkan kepada Gubernur Jabar untuk menerbitkan SK yang baru berdasarkan kesepakatan asosiasi pengusaha dengan buruh," kata Ketua Majelis Hakim DF Manao di ujung persidangan kasus gugatan Apindo di PTUN Bandung.

Ditemukan Sosok Mayat Gantung Diri di Gunung Selok


sesosok mayat menggantung di atas pohon
CILACAP, ReALITA Online — Masyarakat Desa Karang Benda, Kecamatan Adipala, Kabupaten  Cilacap, yang bermukim di sekitar Gunung Selok dikagetkan penemuan sosok mayat gantung diri setinggi 10 meter di pohon mahoni telah membusuk.
Sosok  mayat tersebut ditemukan seorang pencari rumput dari Desa Karanganyar Adipala, Rabu,(25/1/2012)  pukul 14.00 WIB. Awalnya mencium bau busuk menyengat ketika sedang menyabit rumput tepat di bawah kaki yang sudah membusuk. Setelah dilihat ternyata bagian tubuh manusia, kemudian langsung melaporkan kepada kepala dusun Karang Benda.
Berdasarkan  laporan tersebut pemerintahan  langsung melapor ke Polsek Adipala.

Dua Bandara Jabar akan Dilengkapi Jalur Kereta


DEPOK, ReALITA Online — Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan, rencana pemerintah pusat membangun dua bandar udara di Jawa Barat bakal dilengkapi dengan jalur kereta api. Kedua Bandara itu akan dibangun di kabupaten Karawang dan Majalengka.
 “Sekaligus dibangun jalur kereta api yang mendukung sarana transportasi ke bandara,” Kata Bambang usai membuka Seminar Nasional Perkeretaapian di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Rabu (25/1/2012).

Ditangkap 9 Tersangka Pembuat dan Pengedar Uang Palsu


ilustrasi uang palsu
JAKARTA, ReALITA Online — Sembilan orang pembuat dan pengedar uang palsu diringkus Kepolisian Sektor Cilincing. Dari para pelaku, tim penyelidik Polsek Cilincing mengamankan uang palsu lembaran Rp 50.000 dan Rp 100.00 dengan nilai total Rp 44.850.000.
Kepala Polsek Cilincing Komisaris Tuhana, Rabu (25/1), mengatakan, kasus itu terungkap dari laporan warga di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, akan peredaran uang palsu di lingkungannya. Setelah diselidiki, berhasil ditangkap pengedar uang palsu itu, Alimudin (40) yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

Polisi Akhirnya Ketahui Pemilik Kendaraan Maut


Mobil Xenia maut
JAKARTA, ReALITA Online — Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyebutkan pemilik kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di dekat Tugu Tani, Jakarta Pusat, bernama Buniarti Kosim.
"Pemilik kendaraan berinisial B berdasarkan penelusuran di Samsat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Rabu,(25/1/2012).
Setelah ditelusuri polisi, Rikwanto mengatakan Burniati adalah nama terakhir pemilik mobil yang terlibat tabrakan sehingga menewaskan sembilan orang pejalan kaki dan melukai tiga orang lainnya.

Pria Misterius Jaga Rumah Afriyani


rumah Afriyani Susanti
JAKARTA, ReALITA Online — Beberapa pria misterius tampak menjaga rumah Afriyani di Jalan Ganggeng, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mereka menjaga rumah dari kemungkinan datangnya keluarga korban kecelakaan Xenia yang menewaskan 9 orang itu.
"Ya saya jaga-jaga aja, kalau-kalau keluarga korban datang," kata seseorang yang sejak tadi sibuk menghalangi wartawan mengambil foto, Adin, Rabu (25/1/2012).
Adin dan empat orang temannya sejak tadi malam sudah berjaga di sekitar rumah tersebut. Ia mengaku tinggal di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Selain mengantisipasi kedatangan keluarga korban, Adin juga melarang wartawan yang mengambil gambar bagian dalam rumah. "Mas-mas dari jauh aja mas," kata Adin saat melarang seorang wartawan yang sedang mengambil gambar bagian dalam rumah.
Sebelumnya beberapa orang tak dikenal tampak berjaga di rumah pengemudi Xenia maut. Mereka duduk di pertigaan yang berjarak 10 meter dari rumah.
"Ya sampai tunggu ini sepi," tutur Adin saat ditanya sampai kapan mereka akan berjaga.
Warga sekitar tidak mengenali orang-orang tersebut. Namun, menurut warga mereka sudah berjaga di lokasi sejak Selasa malam (24/1).
"Saya nggak kenal, cuma mereka dari tadi malam sudah di situ," kata warga Siti Komariah (42) , Rabu (25/1/2012). detik

Kepala Inspektorat Pemkab Karawang Jarang Ngantor


Kantor Inspektorat Pemkab Karawang
KARAWANG, ReALITA Online — Kepala Inspektorat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Lili Hendratmo,SH,CN, belakangan ini jarang masuk kantor. Menurut keterangan sebuah sumber di kantor Inspektorat tersebut, orang nomor satu di lembaga pemeriksa tersebut terlilit hutang kepada beberapa orang.
Sumber yang tidak mau disebut namanya itu, Rabu, (25/1/2012), kepada ReALITA Online memaparkan, sejak Lili dimutasi dari Dinas Koperasi dan UKM menjadi Kepala Inspektorat terhitung Agustus 2012 lalu, sering didatangi sosok pria berinisial G untuk menagih utang.